Oleh: smkn1salatiga | Februari 6, 2010

Menciptakan Budaya Sekolah


Menurut Deal dan Peterson (1999), budaya sekolah adalah sekumpulan nilai yang melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian, dan symbol-symbol yang dipraktikkan oleh Kepala Sekolah, guru, petugas administrasi, siswa dan masyarakat sekitar sekolah. Budaya sekolah merupakan ciri khas, karakter atau watak, dan citra sekolah tersebut di masyarakat luas. Menciptakan budaya sekolah sesuai visi dan misi sekolah sesuai visi dan misi sekolah bisa menciptakan karakter yang kuat pada siswa, jujur, kreatif, inovatif, budaya kerja keras, mampu menjadi tauladan, dan cukup dalam memimpin serta dapat menjawab tantangan akan kebutuhan sumber daya manusia yang dapat berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Budaya sekolah satu dengan sekolah yang lain berbeda. Setiap sekolah mempunyai karakteristik yang diunggulkan dan menjadi kebanggaan dari sekolah tersebut, contohnya adalah budaya salam, dimana setiap kali bertemu (guru, siswa, orang tua) saling mengucapkan salam dan berjabat tangan dengan sapaan sopan dan senyum yang menawan; Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin dan hari-hari bersejarah dengan tujuan untuk memupuk rasa cinta tanah air, kedisiplinan dan mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur; Selesai upacara menyanyikan mars sekolah dan diakhiri janji siswa; Pertemuan wali kelas dengan siswa yang terjadwal untuk berbagi informasi; tadarus dan kebaktian yang terjadwal sebelum pelajaran dimulai untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Menciptakan budaya sekolah sesuai visi dan misi disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berlandaskan kepada iman dan taqwa kepada Tuhan.

Karena budaya sekolah itulah tertanam siswa, maka para siswa jauh dari narkoba, merokok, minuman keras, tawuran antar pelajar, dan penyakit kenakalan remaja lainnya. Budaya sekolah terbentuk dari eratnya kegiatan akademik dan kesiswaan, seperti dua sisi mata uang logam yang tak dapat dipisahkan. Melalui kegiatan ekstrakurikuler yang beragam dalam bidang keilmuan, keolahragaan, dan kesenian membuat siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya masing-masing. Perpaduan semua unsur menjadi THREE IN ONE baik, siswa, guru dan orang tua yang bekerjasama dalam menciptakan komunitas yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas serta bertanggungjawab dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, menjadikan sekolah itu unggul dan favorit di masyarakat. Kerjasama dengan lembaga yang terkait untuk meningkatkan prestasi siswa di sekolah, serta menjadikan sebagai objek penelitian dalam menghadapi berbagai macam lomba. Contoh lomba karya ilmiah remaja (KIR). Sekolah bisa bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DPLH) atau Badan Lingkungan Hidup (BLH), Universitas terdekat atau dengan LIPI.

Seiring berjalannya waktu dalam menjawab tantangan global, negara kita sangat memerlukan kaum muda dengan jiwa kepemimpinan yang handal dalam aspek kehidupan. Untuk itu diperlukan wadah sebagai tempat untuk melatih jiwa kepemimpinan kaum muda. Apabila di sekolah ada OSIS, di kampus ada Resimen Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Semuanya itu bertujuan untuk menggemleng jiwa kepemimpinan. Dengan berbagai pelatihan yang bervariasi, Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), bisa di laksanakan di luar lingkungan sekolah. Dengan berlatih di alam terbuka, selain menikmati alam juga hati siswa merasa senang. pepatah mengatakan tak bisa karena tidak biasa dan tidak berani mencoba. Bisa karena biasa dan berani untuk selalu mencoba. Harapan penulis marilah kita ciptakan budaya sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah. Bangsa yang maju adalah bangsa yang selalu menjunjung dan bangga dengan kebudayaannya sendiri, dan menerapkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: